Suasana sejuk di sekitar danau nan mempesona, Situ Lengkong Panjalu, menjadi saksi bisu pelaksanaan kegiatan penting pada Senin, 30 Juni 2026. Tim gabungan menggelar monitoring mendalam di salah satu destinasi alam andalan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, demi menjaga kelestarian dan daya tariknya. Objek wisata yang terletak di Desa Panjalu ini selalu ramai dikunjungi, dan pemantauan rutin menjadi kunci agar pesonanya tak lekang oleh waktu.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memastikan Situ Lengkong Panjalu tetap menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi seluruh pengunjung yang datang. Dari pantauan di lapangan, tim fokus pada berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan, fasilitas pendukung, hingga potensi pengembangan di masa mendatang. Harapannya, setiap pengunjung dapat merasakan pengalaman terbaik saat menjelajahi keindahan alamnya.
Serka Aripin Sudrajat, Babinsa Desa Panjalu, turut serta dalam kegiatan monitoring ini. Beliau mengungkapkan kepuasannya terhadap kondisi objek wisata tersebut. "Situ Lengkong adalah kebanggaan kita, dan sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga keaslian dan kebersihannya. Saya melihat antusiasme masyarakat dan pengunjung yang baik terhadap tempat ini, " kata Serka Aripin Sudrajat.
Senada dengan itu, Danramil 1306/Panialu, Kapten Arh Agus Gusnedi, menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga aset pariwisata daerah. "Setiap elemen masyarakat, termasuk kami dari TNI, memiliki peran krusial dalam mendukung pariwisata lokal. Monitoring ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan Situ Lengkong Panjalu, " ujarnya.
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., memberikan pandangan yang lebih luas mengenai dampak positif dari pengelolaan objek wisata yang baik. "Keberadaan objek wisata seperti Situ Lengkong Panjalu tidak hanya memperkaya khazanah alam Indonesia, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, upaya monitoring dan pemeliharaan yang berkelanjutan sangatlah vital, " tegas Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum.

Aripin sudrajat